Program Literasi
  1. Gerakan Membaca 15 Menit Sebelum Pelajaran

Tujuan: menumbuhkan kebiasaan membaca setiap hari.

Deskripsi Kegiatan:

  • Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai, seluruh siswa membaca buku nonpelajaran selama 15 menit.
  • Buku dapat dibawa dari rumah atau dipinjam dari pojok baca/ perpustakaan sekolah.
  • Guru memantau dan memberi catatan kecil tentang buku yang dibaca siswa.

Output: jurnal membaca harian siswa.

  1. Pojok Baca Kelas dan Pojok Literasi Sekolah

Tujuan: mendekatkan bahan bacaan dengan siswa.

Deskripsi Kegiatan:

  1. Setiap kelas memiliki pojok baca berisi buku cerita, majalah anak, komik edukatif, dan artikel pengetahuan ringan.
  2. Ada jadwal rotasi buku antar kelas agar bacaan selalu berganti.
  3. Dilengkapi dengan papan “Rekomendasi Buku Minggu Ini” oleh siswa.

Output: peningkatan akses baca dan keterlibatan siswa dalam pengelolaan buku.

  1. Literasi Digital dan Karya Tulis Siswa

Tujuan: melatih kemampuan menulis dan memanfaatkan teknologi untuk literasi.

Deskripsi Kegiatan:

  • Siswa membuat ulasan buku, cerpen, puisi, atau artikel pendek.
  • Karya dipublikasikan di website sekolah, buletin digital, atau media sosial sekolah.
  • Ada pelatihan menulis kreatif dan etika digital.

Output: terbitnya buletin literasi digital atau blog literasi sekolah.

  1. Program “Tokoh Literasi Inspiratif”

Tujuan: Memberikan inspirasi dan teladan melalui kisah nyata.

Deskripsi Kegiatan:

  • Setiap semester, sekolah menghadirkan tamu seperti penulis, jurnalis, pustakawan, atau alumni yang gemar membaca melalui zoom meeting.
  • Sesi berbentuk talkshow, bincang santai, atau bedah buku.
  • Siswa menulis refleksi dari kegiatan tersebut.

Output: laporan refleksi siswa dan peningkatan motivasi membaca.

  1. Festival Literasi Sekolah

Tujuan: Merayakan budaya literasi di lingkungan sekolah.

Deskripsi Kegiatan:

  • Diadakan setiap semester atau akhir tahun ajaran.
  • Mengadakan lomba: menulis puisi, resensi buku, pidato, membaca berita, mading kreatif, atau drama berbasis cerita buku.
  • Stand pameran karya tulis dan buku buatan siswa.

Output: Peningkatan semangat literasi dan apresiasi terhadap karya siswa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait