Selamat Datang di Program Literasi Digital

SDN 001 Rantau Pulung

Tentang

Program Literasi Digital

Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.

Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.

Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.

Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!

Tim Literasi Sekolah

Mahdi, S.Pd

Pembina Tim Literasi Sekolah

Sri Suwartati, S.Pd

Pembina 2

Novi Widanarti, S.Pd

Ketua Tim Literasi Sekolah

Suharti Rahayu N, S.Sos

Bendahara

Program Literasi Sekolah

Visi dan Misi Literasi

Mewujudkan warga sekolah yang gemar membaca, cerdas literasi, dan berkarakter melalui budaya baca yang menyenangkan.

  1. Menumbuhkan kebiasaan membaca setiap hari di lingkungan sekolah.
  2. Menyediakan pojok baca di setiap kelas dan area strategis sekolah.
  3. Mengembangkan kegiatan literasi yang kreatif dan inovatif.
  4. Mendorong guru dan orang tua menjadi teladan dalam kegiatan membaca.
  5. Mengintegrasikan kegiatan literasi dalam semua mata pelajaran.

Target Literasi Sekolah

  1. 80% siswa membaca minimal 1 buku nonpelajaran setiap minggu.
  2. 70% siswa mampu menulis ringkasan atau resensi sederhana dari buku yang dibaca.
  3. Tersedia pojok baca di setiap kelas dengan koleksi minimal 25 buku bacaan anak.
  4. 100% siswa mengikuti kegiatan membaca cerita rakyat, dongeng daerah, atau kisah tokoh bangsa minimal sekali dalam sebulan.

Blog Literasi

Karya dan Prestasi Literasi